Kamis, Juni 25, 2026

Puluhan Mahasiswa IAIM Lumajang Lulus Munaqosah Melalui Publikasi Jurnal Ilmiah

LUMAJANG – Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIM) Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan budaya akademik dan publikasi ilmiah. Pada pelaksanaan munaqosah tahun ini, sekitar 24 mahasiswa dari berbagai program studi berhasil menyelesaikan tugas akhirnya melalui skema publikasi jurnal ilmiah. Program ini menjadi salah satu upaya kampus dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi syarat kelulusan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Dari seluruh program studi yang ada, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menjadi penyumbang terbanyak dengan 11 mahasiswa yang lulus munaqosah melalui publikasi artikel ilmiah. Proses ujian munaqosah berlangsung mulai hari Rabu 24 Juni sampai Senin 29 Juni 2026.

Ketua Program Studi PGMI, Erlin Indayana Ningsih, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan dan pendampingan yang dilakukan secara intensif kepada mahasiswa, terutama dalam penguatan kemampuan menulis artikel ilmiah bereputasi.

“Mahasiswa PGMI terus kami dorong untuk tidak hanya menyelesaikan skripsi, tetapi juga mampu mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal ilmiah. Hal ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk menghadapi dunia akademik maupun profesional di masa depan,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa PGMI yang berhasil menempuh jalur publikasi jurnal ilmiah adalah Novia Ulfiani. Ia mempublikasikan artikel berjudul “Integrasi Ekoteologi dan Kurikulum Cinta dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) Madrasah untuk Penguatan Etika Lingkungan Siswa” pada jurnal Idarah Tarbawi: Journal of Management in Islamic Education yang telah terindeks Sinta 3.

Menurut Novia, penelitian tersebut berangkat dari pentingnya menanamkan kesadaran lingkungan kepada peserta didik melalui pendekatan pendidikan agama Islam yang humanis dan berorientasi pada pelestarian alam.

“Saya ingin menunjukkan bahwa nilai-nilai agama dapat menjadi dasar kuat dalam membangun etika lingkungan siswa. Melalui integrasi ekoteologi dan kurikulum cinta, pendidikan agama tidak hanya membentuk kesalehan spiritual, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I IAIM Lumajang, Farhanudin Sholeh, mengapresiasi capaian para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studinya melalui publikasi ilmiah. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari transformasi akademik kampus untuk meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memperkuat reputasi ilmiah perguruan tinggi.

“Publikasi ilmiah menjadi indikator penting kualitas akademik mahasiswa. Kami berharap semakin banyak mahasiswa IAIM Lumajang yang mampu menembus jurnal bereputasi sehingga budaya riset dan publikasi terus berkembang di lingkungan kampus,” tuturnya.

Keberhasilan sekitar 60 mahasiswa lulus munaqosah melalui jurnal ilmiah menjadi bukti bahwa IAIM Lumajang terus berupaya membangun ekosistem akademik yang produktif dan kompetitif. Melalui penguatan riset dan publikasi, kampus berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui karya-karya ilmiah yang berkualitas. (Robith)

Artikel Terkait

Artikel Terbaru