LUMAJANG — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAIM) Lumajang menyelenggarakan kegiatan Bootcamp Penulisan Artikel yang bertempat di Aula Kampus IAIM Lumajang. Kegiatan ini dilaksanakan selama 8 kali pertemuan, yakni pada 7 Juni 2026 dan berakhir 26 Juli 2026.
Bootcamp ini menghadirkan Nabila Nailil Amalia, M.Pd. sebagai narasumber utama yang memberikan materi dan pendampingan terkait teknik penulisan artikel ilmiah yang baik dan sesuai dengan kaidah akademik. Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa PGMI dengan antusias sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi dan budaya menulis di lingkungan kampus.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi PGMI, Erlin Indayana Ningsih, M.Pd., menyampaikan bahwa kemampuan menulis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa, khususnya calon pendidik. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu memahami teori pembelajaran, tetapi juga mampu menuangkan gagasan dan hasil pemikirannya dalam bentuk karya tulis yang berkualitas.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa memiliki keberanian dan kemampuan untuk menghasilkan artikel yang layak dipublikasikan. Menulis adalah keterampilan yang harus terus dilatih agar dapat menjadi sarana pengembangan diri dan kontribusi keilmuan,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Nabila Nailil Amalia, M.Pd. menjelaskan berbagai aspek penting dalam penulisan artikel, mulai dari menentukan topik, menyusun kerangka tulisan, teknik mencari referensi, hingga strategi menulis yang efektif dan sistematis. Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung dan memperoleh pendampingan dalam menyusun artikel mereka.
Bootcamp sendiri merupakan program pelatihan intensif yang dirancang untuk membantu peserta menguasai keterampilan tertentu dalam waktu relatif singkat melalui praktik langsung, pendampingan, serta target capaian yang jelas. Melalui metode tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi akademik di kalangan mahasiswa PGMI serta mendorong lahirnya berbagai karya tulis yang berkualitas dan bermanfaat bagi dunia pendidikan. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan hingga 8 kali pertemuan dan berakhir 26 Juli 2026, peserta diharapkan mampu menghasilkan artikel yang siap dipublikasikan pada jurnal maupun media ilmiah lainnya. (Robith)

