Sabtu, April 18, 2026

Internasional Visiting Lecturer Bahas Islamic Business Management dan Pengembangan Ekonomi Pesantren di Era Digital

LUMAJANG — Institut Agama Islam Miftahul Ulum Lumajang menggelar kegiatan Internasional Visiting Lecturer dengan tema Islamic Business Management and the Development of Pesantren Economy in the Digital Era. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri sebagai upaya memperluas wawasan akademik serta memperkuat jejaring global, Jum’at 10 April 2026.

Rektor IAIM Lumajang, Mochammad Hisan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya adaptasi lembaga pendidikan Islam terhadap perkembangan teknologi digital. Menurutnya, pesantren sebagai pilar pendidikan keislaman memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi berbasis syariah.

“Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat, terutama di era digital yang menuntut inovasi dan kreativitas,” ujarnya di Aula Kampus Putri.

Kegiatan ini juga menghadirkan akademisi dari Universiti Teknologi MARA, yakni Sara Binti Ibrahim dan Wan Admiza Wan Hassan. Dalam pemaparannya, Prof. Madya Dr. Sara Binti Ibrahim menyoroti pentingnya penerapan manajemen bisnis Islam yang terintegrasi dengan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing lembaga ekonomi berbasis pesantren.

“Transformasi digital menjadi kunci dalam memperluas jangkauan ekonomi pesantren, baik melalui platform e-commerce, keuangan digital, maupun inovasi produk berbasis syariah,” jelasnya.

Sementara itu, Wan Admiza Wan Hassan menambahkan bahwa kolaborasi antarnegara dalam bidang pendidikan dan ekonomi syariah sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren agar mampu bersaing di tingkat global.

Kegiatan Internasional Visiting Lecturer ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan keilmuan serta mendorong implementasi konsep Islamic business management di lingkungan pesantren. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional antara IAIM Lumajang dan UiTM Malaysia. (RF)

Artikel Terkait

Artikel Terbaru