Jumat, Maret 20, 2026

IAI Miftahul Ulum Lumajang bersama Bawaslu Lumajang Teken MoU Tridharma Perguruan Tinggi

Lumajang, 23 Oktober 2025 — Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum Lumajang menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lumajang melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan pada Kamis, 23 Oktober 2025, di kantor Bawaslu Lumajang, Jalan Kalimas No.15, Rogotrunan, Kecamatan Lumajang.

Kerja sama ini berfokus pada penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, pendidikan demokrasi, serta pengawasan partisipatif dan literasi demokrasi.

Kegiatan tersebut disambut hangat oleh Ketua Bawaslu Lumajang, Lutfiati, S.Pd., bersama Siti Mudawiyah, S.E., M.M., selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa. Dari pihak IAI Miftahul Ulum Lumajang hadir Wakil Rektor III, Dr. H. Zainuddin, M.Pd.I., beserta tim yang terdiri atas Muhammad Husen, M.E. selaku bagian kerjasama, mahasiswa dan hukum, Sufyan Huda, S.H., M.E., dan Nabila Nailil Amalia, M.Pd.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Lumajang Lutfiati, S.Pd. menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan dan penyelenggara pemilu menjadi langkah penting dalam memperkuat sumber daya manusia yang berintegritas dalam mengawal demokrasi.

“Kerja sama ini merupakan bentuk penguatan SDM dalam mengawal demokrasi. Kami siap berkolaborasi untuk meningkatkan literasi masyarakat, khususnya terkait pemilu. Selain itu, Bawaslu Lumajang juga membuka kesempatan bagi mahasiswa IAI Miftahul Ulum untuk melaksanakan tridharma perguruan tinggi di lembaga kami, harapan besar kita bisa bersinergi kedepannya” ungkapnya.

Sementara itu, Dr. H. Zainuddin, M.Pd.I. selaku Wakil Rektor III IAI Miftahul Ulum Lumajang menegaskan bahwa MoU ini menjadi wujud komitmen kampus dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini menghadirkan manfaat yang luas, tidak hanya bagi kedua lembaga, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam pengabdian dan pendidikan demokrasi,” ujarnya.

Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran masyarakat akademik untuk turut serta mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat. (Nabila N.A)

Artikel Terkait

Artikel Terbaru