Kamis, Februari 5, 2026

Dosen IAI Miftahul Ulum Lumajang Kembali Lolos ANCOMS 2025

Lumajang — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh civitas akademika Institut Agama Islam (IAI) Miftahul Ulum Lumajang. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), M. Nur Khotibul Umam, S.H.I., M.H., kembali lolos sebagai pemakalah dalam forum ilmiah bergengsi 7th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOMS) 2025. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kopertais Wilayah IV Jawa Timur pada Kamis–Jumat, 23–24 Oktober 2025.

ANCOMS merupakan forum ilmiah internasional yang mempertemukan akademisi dan cendekiawan Muslim dari berbagai negara untuk mempresentasikan hasil penelitian, menggagas pemikiran inovatif, serta memperluas jejaring keilmuan. Tahun ini, sebanyak 155 artikel dinyatakan lolos seleksi dari lebih dari 1.000 artikel yang masuk. Informasi tersebut disampaikan oleh Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.H.I., M.Si., selaku Sekretaris Kopertais Wilayah IV Jawa Timur.

Konferensi dibuka secara resmi melalui opening speech oleh Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., Menteri Agama Republik Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kontribusi akademik para sarjana Muslim dalam memperkuat harmoni global melalui riset dan publikasi ilmiah.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan Seminar Internasional yang digelar di UIN Sunan Ampel Surabaya, menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yaitu:

  1. Dr. Muhammad al-Marakeby (Indonesian International Islamic University),

  2. H. Farid F. Saenong, M.A., Ph.D. (Staf Khusus Menteri Agama RI), dan

  3. Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D. (Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya).

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi paralel berupa diskusi ilmiah dan presentasi hasil penelitian di hadapan para peserta dari berbagai perguruan tinggi, termasuk perwakilan akademisi dari luar negeri. Keberagaman latar belakang peserta tersebut memperkaya wacana, membuka ruang kolaborasi, serta memperluas perspektif keilmuan kontemporer.

ANCOMS 2025 mengusung tema “From Local Wisdom to Global Harmony: Nurturing Love and Tolerance in Islamic Scholarship” yang menyoroti pentingnya kearifan lokal dalam merawat harmoni global, menumbuhkan semangat toleransi, dan memperkuat kontribusi keilmuan Islam di kancah internasional.

Acara ditutup dengan closing remarks oleh Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D., selaku Koordinator Kopertais Wilayah IV Jawa Timur. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya kontinuitas riset dan penguatan jejaring akademik guna menjawab tantangan dan dinamika zaman.

Keberhasilan dosen IAI Miftahul Ulum Lumajang dalam forum ilmiah berskala internasional ini menjadi bukti nyata komitmen perguruan tinggi dalam mengembangkan budaya riset dan memperluas kontribusi akademik di tingkat global nasional dan internasional. (Nabila N.A)

Artikel Terkait

Artikel Terbaru